Pages

Senin, 21 November 2011

SISTEM OPERASI KOMPUTER



SISTEM OPERASI

A. PENGERTIAN

Apakah Sistem Operasi itu?
Sistem Operasi (Opearting System-OS) adalah sekumpulan program yang mengandug perintah-perintah yang mengontrol dan mengkoordinasikan semua aktivitas antara sumber daya peranti keras antara komputer, dan juga operasi-operasi dasar sistem termasuk menjalankan software aplikasi yang digunakan untuk membantu kegiatan manusia.
Secara umum sistem operasi komputer adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memory komputer saat komputer dinyalakan.Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah sistem operasi berjalan dan sistem operasi komputer akan melakukan layanan inti pada software-software tersebut.Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajement memmory, sceduling task, dan user interface. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh sistem operasi. Bagian Kode yang melakukan tugas-tugas inti tersebut di sebut kernel.
Bagian-bagian dari sistem operasi yaitu :
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain

B. KLASIFIKASI SISTEM OPERASI
Secara umum klasifikasi sistem operasi adalah:
  •  MultiTasking yang artinya memungkinkan beberapa program sekaligus diproses pada saat bersamaan disebuah komputer dengan pengguna tunggal.
  • MultiPrograming yang memungkinkan beberapa program menggunakan resources komputer pada waktu yang bersamaan bergantian ( contoh: proses memasukkan data, dan melakukan cetak pada printer)
  • TimeSharing yang memungkinkan beberapa pemakai menggunakan CPU bersamaan dan CPU akan memberikan waktunya bergantian kepada user untuk melayaninya.
  • MultiProcessing yang memungkinkan beberapa CPU bekerja bersama-sama secara paralel dalam suatu sistem.

C. FUNGSI – FUNGSI SISTEM OPERASI
Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

1. Memulai Komputer
Proses memulai komputer atau memulai ulang komputer disebut Booting. Booting terbagi atas dua yaitu, Cold boot (memulai komputer ketika komputer telah dimatikan seluruhnya) dan Warm boot (memulai ulang komputer/merestart).
2. Aplication dan User Interface
Untuk mengendalikan cara data dan perintah dimasukkan serta cara informasi ditampilkan. Ada 2 jenis pengguna antarmuka yaitu CLI dan GUI.
CLI untuk melakukan konfigursi perangkat ,mengatur sumber daya sistem dan menengani masalah sambungan jaringan .Pengguna CLI biasanya mengetikkan perintah-perintah khusus untuk memasukkan data dan perintah.
Sedangakan GUI adalah antarmuka pada sistem operasi atau komputer yang menggunakan menu grafis agar mempermudah para pengguna-nya untuk berinteraksi dengan komputer atau sistem operasi. Sistem Operasi biasanya menggunakan kombinasi dari kedua jenis antarmuka ini unuk menentukan bagaiamana pengguna berinteraksi dengan komputer.
3. Management Memmory
Tujuan manajemen memori adalah untuk mengopitimalkan penggunaan RAM. Memory Virtual menalokasikan sebagian dari media penyimpanan untuk berfungsi seabagai RAM tambahan.
4. Management Program
Sistem operasi mengelola program agar program-program tidak hanya mengerjakan satu program tetapi juga agar dapat mengerjakan beberapa program dalam waktu yang sama.
5. Management Processor
Yaitu untuk mengatur processor agar dapat dijalankan oleh komputer.
6. Menjadwalkan Pekerjaan dan Konfigurasi Perangkat
Sistem operasi berfungsi untuk menjadwalkan pekerjaan untuk menentukan urutan cara pekerjaan-pekerjaan diproses. Pekerjaanyang dimaksud adalah operasi yang diatur oleh prosesor. Misalnya, menerima input, memproses perintah dan mengirim informasi ke output hardware dan mentransfer data dari dan ke media penyimpanan. Sistem operasi juga mengkonfigurasi perangkat-perangkat yang melibatkan pemuatan driver dari masing-masing perangat ketika penguna melakukan booting.
7. Melakukan Input-Output
Yaitu koordinasi dan penugasan dari berbagai perangkat input/output ketika satu atau lebih program sedang dieksekusi atau dijalankan.
8. Membuat Sambungan Internet
Sistem operasi umumnya menyediakan cara untuk membuat sambungan internet untuk melakukan pengaturan sambungan antara komputer dengan penyedia layanan internet.Beberapa SO menyertakan program penjelajah web dan E-mail, sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain.
9. Menyediakan Management File
Mengatur penyimpanan file dari berbagai tempat ke perangkat penyimpanan lainnya. Juga memungkinkan semua file dapat dengan mudah diubah dan dimodifikasi dengan menggunakan text editor atau dengan lainnya.
10. Pemantau Kinerja adalah sistem operasi yang melakukan pengukuran dan melaporkan informasi mengenai pemakaian sumber daya komputer dan perangkat-perangkatnya.
D. JENIS – JENIS SISTEM OPERASI
Sistem Operasi berdasarkan jenisnya dikelompokkan atas :
1. Sistem Operasi Berdiri Sendiri (Stang Alone) Contohnya : DOS, Windows 3.x, Windows 95, Windows NT WorkStation, Windows 2000 Profesiona, Windows Milleniun Edition, Windows XP, Windows Vista, MacOS, UNIX, dan Linux.
2. Sistem Operasi Jaringan (Net) Contohnya : Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows 2003 Server, UNIX, Linux, dan Solaris.
3. Sistem Operasi Tertanam (Embedded) Contohnya : Windows CE, Windows Mobile, Palm OS, Embedded Linux, Cisco IOS dan Symbian OS.

• SISTEM OPERASI LINUX




Sistem Operasi Linux adalah salah satu sistem operasi komputer yang paling cepat pertumbuhannya. Linux adalah sistem operasi sejenis UNIX yang populer dan bersifat mulititasking.Linux juga menyertakan banyak bahasa pemrograman dan program utilitas secara gratis. Linux juga menrupakan peranti lunak open source, yang kodenya dapat diperoleh untuk digunakan, diubah, dan didistribusikan ulang oleh public.
Berapa Versi linux menggunakan CLI.Yang lainnya bersifat GUI. SO Linux dapat diperoleh dengan berbagai cara, misalnya dengan mengunduh dari web secara gratis dan juga dapat membelinya dari pada penjual yang menggabungkan peranti lunak mereka dengan Linux.



E. SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI LINUX

Sistem Operasi Linux peratama kali diciptakan oleh seorang mahasiswa Finlandia berama Linus Trovalds. Dulu bermula dari proyek hobinya yang diinspirasikan dari Minix yang merupakan UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakannya skitar bulan agustus tahun 1991. Dan kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus Trovalds mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0,02 yang hanya dapat menjalankan Shell Gash (GNU Bourne Again Shell) dan GCC (GNU C Compiler).
Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa di gunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari. Linux adalah alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah di bandingkan dengan sistem operasi komersial. Linux memang bukan sistem Univ yang resmi, tetapi walaupun demikian Linux mempunyai dasar warisan, budaya, arsitektur dan pengalaman sistem operasi UNIX, sebuah sistem operasi yang sudah berjalan selama 28 tahun lebih. Sejak munculnya Linux source code ( tahun 1991 ) kernel Linux telah di teliti dan di sempurnakan oleh puluhan ribu programmer di seluruh dunia. Sebagian besar program GNU dan X Window Sistem telah ada lebih lama dari Linux, dan telah di teliti lebih seksama.
Sistem Operasi Linux meliputi true-multitasking, virtual memory, shared libraries, demand-loading, proper memory management, dan multiuser. Linux seperti layaknya UNIX, mendukung banyak software mulai dari TEX, X Window, GNU C/C++ sampai ke TCP/IP.

  •  DISTRIBUSI LINUX
LINUX bisa diperoleh dalam berbagai distribusi (sering disebut DISTRO).
DISTRO adalah bundel dari kernel LINUX, beserta sistem dasar LINUX, program instalasi, tools basic dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuanpembuatan DISTRO.
Contoh-contoh Distribusi Linux yaitu:
- Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, Gobuntu, Gnewsense, UbuntuCE
- SuSE - Fedora
- BackTrack - Mandira
- Slackware - Debian
- PCLinuxOS - Knoppix
- Xandros - Sabayon
- CentOS - Red Hat
- ClearOS - Chromeos

F. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN SISTEM OPERASI LINUX
  • Keunggulan
• Freeware yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta
• Minimal hardware yaitu tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya.
• Stabilitas yaitu stabil digunakan sebagai apa saja, baik Server maupun Client
• Shared Libraries tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya. Sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya.
• Kebal virus tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows
• Dapat menggunakan TCP/IP
• Mendukung File System 32 Bit
• Multi User
• dapat menggunakan User yang sama berulang kali tanpa harus menutup sesi yang sebelumnya di buka.
• Multitasking memungkinkan mengakses data secara bersamaan tanpa terjadinya hang pada komputer.
• Pemanfaatan memory secara optimal dengan membuat virtual memory
• Login User tanpa batas
• Mendukung 34 madan Akses Sistem File yang berbeda
• Menyediakan Emulator
• Partition Mounting yaitu dapat membagi partisi seperti MS Windows
• Linux dilengkapi juga dengan Proxy Server Local yang biasa digunakan oleh ISP dan juga kampus-kampus di seluruh dunia
• Dapat digunakan sebagai Web Server
• Dapat digunakan sebagai FTP Server
• Dilengkapi dengan Firewall
• Shell Programmable
• menyediakan semua Program dan aplikasi networking yang di butuhkan dalan satu CD

  •  Kelemahan
• Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya.
• Penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlikan trik tersendiri untuk menggunakannya.
• . Sulit bagi pengguna awam untuk beradaptasi

G. PERBANDINGAN LINUX DENGAN SISTEM OPERASI LAIN

Apakah perbedaan sistem operasi Linux dengan sistem operasi lain?

Linux disusun berdasarkan standard sistem operasi POSIX, yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding Unix lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan, yaitu tidak bersifat free.
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86, dan tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang, dan program utilitas yang ada dalam Linux. Microsoft Windows menawarkan beberapa kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking, tetapi tetap memiliki kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha dan juga prosesor x86 juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkangkat bantu pengembang (development tool), dan juga kurang dapat secara mudah untuk berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.


  • Aplikasi sistem operasi Linux
Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut hacker atau geek. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer desktop.
Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web. Linux juga sering digunakan sebagai Sistem Operasi Embedded. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti Simputer, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di negara-negara berkembang.
Dengan lingkungan desktop seperti KDE danGNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Mancintosh atau Microsoft Windows daripada antar muka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.




Sumber :
• Cashman, Shelly Vermaat. 2007. Discovering Komputer, Menjelajah Dunia Komputer. Jakarta : Salemba infotek
• Buku Mari Mengenal Linux ( penerbit ANDI )
• Wahyu,Adi. Jenis-jenis Sistem Operasi. http://volkshymne.blogspot.com/2009/05/jenis-jenis- sistem-operasi.html
• http://dewa18.wordpress.com
• www.andisyam.web.id
• http://JustHayu.blogspot.com









0 komentar:

Poskan Komentar